Belanja Gaya Hidup Reviews

Jalan danBalayage KeSalon Loreal

Jalan danBalayage KeSalon Loreal. Rambut merupakan mahkota wanita di mana rambut menjadi salah satu faktor penentu dalam penampilanmu. Ingin mengganti warna rambut Anda di tahun 2019.

Menurut L’Oréal, berbagai variasi warna cokelat masih menjadi idola dan akan merajai tren warna rambut di tahun 2019 ini,
Warna cokelat seperti apa yang akan jadi tren?

Ketika pertama kali mendengar tentang Balayage, disamping teknik pewarnaan rambut, ini adalah seni pewarnaan rambut.

Ayo Balayage Kesalon Loreal

Jalan danBalayage KeSalon Loreal

Menurut L’Oréal, berbagai variasi warna cokelat masih menjadi idola dan akan merajai tren warna rambut di tahun 2019 ini,
Warna cokelat seperti apa yang akan jadi tren?

Ketika pertama kali mendengar tentang Balayage, disamping teknik pewarnaan rambut, ini adalah seni pewarnaan rambut.

Apa itu Balayage?

Balayage adalah kata dalam bahasa Prancis yang berarti ‘menyapu’ atau ‘melukis’.
Hal ini memungkinkan untuk warna rambut yang tampak alami dicium matahari,
mirip dengan apa yang diberikan alam sebagai anak-anak.

Kami tidak lagi harus duduk, dengan kepala berbelit-belit,
karena yang terasa seperti tiga hari hanya berakhir dengan rambut yang begitu bergaris-garis itu mengingatkan kita pada gambar
Nicole Richie sekitar tahun 2003.

Tidak, karena Balayage adalah tren pewarna rambut kekinian yang mengubah segalanya.
Balayage sendiri adalah teknik pewarnaan rambut yang memperhatikan penempatan warna terang dan gelap di dalam satu kepala
untuk menghasilkan dimensi yang cantik.
Biasanya gradasi yang digunakan adalah warna gelap di dekat akar rambut dengan aksen warna yang terang pada ujung rambut.
Namun, bahwa balayage bukan hanya permainan warna gelap di puncak kepala dan warna terang di ujung rambut.
Tidak sesederhana itu, karena stylist yang baik akan bisa mengombinasikan teknik pewarnaan balayage dengan potongan rambut yang disesuaikan.
dan ini adalah seni melukis di rambut karena setiap stylish mempunyai hasil yang berbeda layaknya seniman.

Dari Alexa Chung ke Rihanna, siapa pun yang ada di antara mereka
meminta Balayage untuk mencapai mimpi itu … Read the rest

Kuliner dan Resep Reviews Wisata

Jalan Jajan NasiBuk Malang

Jalan Jajan NasiBuk Malang. Indonesia yang ter diri dari ber bagai suku bangsa, men jadi kaya akan budaya.
Salah satu kreasi budaya itu adalah kuliner tradisional nya, hal itu biasa nya di pengaruhi oleh adat istiadat.

Jalan Jajan NasiBuk Malang
kepercayaan dan kekayaan alam di daerah nya.

Tapi kenyataan ini ter bantah kan dengan Nasi Buk Madura,
salah satu kuliner legendaris kota Malang yang di jual oleh suku Madura yang tinggal di Malang.
Sejak pu luhan ta hun yang la lu Nasi Buk di ke nal warga Malang.
Rasa nya yang khas dan mantap, lauk nya yang be ragam, sayur lodeh nya yang maknyus.
Dendeng rem pah nya yang gurih mem buat orang selalu men cari kuliner satu ini.
Banyak yang me ngira kuliner ini ber asal dari asal pem buat nya, yaitu Pulau Madura.

Jalan Jajan NasiBuk Malang

Dari sejarah nya, para penjual nasi Nasi Buk ber asal dari Desa Banjeman (dibaca : Bayeman) Bangkalan – Madura.
Ternyata….. Nasi Buk adalah masakan dari war ga Bangkalan,
Madura yang telah hijrah ke Malang.

Dan mereka ber jualan nasi yang ke betulan co cok di lidah warga Malang.
Oleh sebab itu jangan cari Nasi Buk di Madura,
karena Nasi Buk justru ada di Malang dan lahir di Malang jadi Jalan Jajan NasiBuk Malang.

Mereka mu lai hijrah ke Malang sejak puluhan tahun yang lalu.

Dan ting gal di daerah Kotalama, se karang Jalan Laksamana Martadinata.
Tepat nya di Gang Madiun.

Sejak tinggal di sana lah mereka me mulai usaha jualan nasi kreasi mereka.
Se butan Nasi Buk justru muncul nya dari para pembeli yang saat itu yang meng gemari jualan mereka yaitu dari kalangan Tionghoa.
Ibu penjual nya sering di sebut “Buk” yaitu sebutan untuk wanita Madura.

Saat itu pen jual nasi ini men jual dagangan nya se cara ber keliling.
Nasi dan lauk pauk … Read the rest

Keluarga Kuliner dan Resep Reviews Wisata

Jalan Jajan Wisata Lombok

Jalan Jajan Wisata Lombok – sebuah pulau di sebelah timur Bali, tetapi kurang terkenal dari tetangganya.
Sementara setiap tahun jutaan wisatawan tertarik ke Bali, banyak tempat di Lombok yang masih belum tersentuh.
Di sini pariwisata massal masih belum diketahui.
Lombok menawarkan banyak pantai impian yang kosong dan sering terisolasi.
Orang-orang yang ramah dan menarik, makanan lezat dan alam yang fantastis.
Serupa dengan Bali, Pulau Lombok (NTB) juga populer menjadi tempat tujuan wisata bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan.

Jalan Jajan Wisata Lombok

Lombok menawarkan pemandangan alam yang indah dengan pantai, pulau bukit, bahkan memiliki Gunung berapi yang tertinggi ke dua di Indonesia.

Terlintas di benak ketika mendengar kata Lombok adalah panorama pantai-pantainya yang tak kalah dengan Bali.
Atau saat memakan ayam taliwang dan sambal plecing. Lombok adalah Rinjani.
Untuk sampai ke Lombok hanya ada dua pilihan, pesawat dan kapal.
Penerbangan beroperasi dari banyak kota di Indonesia ke Lombok.

Tetapi bandara internasional sudah menerima penerbangan dari luar negeri,Singapura atau Kuala Lumpur.

Untuk menemukan penerbangan terbaik dan termurah untuk perjalanan Anda ke Lombok, lihat Skyscanner.
Di sana Anda dapat membandingkan harga, waktu keberangkatan, durasi penerbangan, dan berbagai maskapai penerbangan.

Anda bisa naik perahu ke Lombok mulai dari Bali, Kepulauan Gili atau Sumbawa.
Ada perbedaan antara kapal cepat dan kapal lokal, karena tidak hanya harga tetapi lama perjalanan dapat sangat bervariasi.
Akomodasi di Lombok –

tips hotel kami

Lombok adalah pulau yang relatif besar dan menawarkan kemungkinan tinggal yang tak terbatas.
Apakah di Kuta selatan, di ibu kota Mataram atau di pusat wisata Senggigi di pantai barat –
di Lombok Anda akan menemukan banyak akomodasi di semua rentang harga.

Kami secara pribadi merekomendasikan tinggal di Senggigi dan sekitarnya.
Hotel yang luar biasa adalah Qunci Villas, yang terletak di pantai yang tenang dan sunyi.
Pusat Senggigi hanya berjarak dekat dengan taksi atau skuter.

Tetapi … Read the rest